Cirebon, jendelabangsa-awdi.com,-Pemerintah Kabupaten Cirebon secara resmi memperkenalkan salam "Kulanuun-Mangga" sebagai identitas budaya daerah yang baru pada peringatan Hari Jadi ke-544. Bupati Cirebon menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini telah menjadi bagian dari kebiasaan lama masyarakat Cirebon namun perlu diangkat kembali agar lebih dikenal luas.
Salam "Kulanuun-Mangga" ini digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui diskusi bersama para penggiat budaya setempat. Salam ini bukan dimaksudkan untuk menggantikan salam nasional atau keagamaan yang sudah ada, melainkan sebagai pelengkap yang akan memperkuat jati diri dan ciri khas masyarakat Kabupaten Cirebon dalam berbagai interaksi sosial.
Dalam penerapannya, salam khas ini akan dirangkaikan bersama ucapan lain seperti "Assalamu’alaikum", "Salam Sejahtera", atau "Sampurasun". Pemerintah daerah berkomitmen untuk membiasakan penggunaan salam ini dalam setiap sambutan acara resmi di lingkungan pemerintahan maupun dalam berbagai kegiatan masyarakat guna mempertegas identitas budaya di usia kabupaten yang semakin matang.
Gubernur Jawa Barat memberikan apresiasi terhadap penguatan simbol budaya ini karena dianggap penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Di tengah perayaan Hari Jadi ke-544, momentum ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meneladani perjuangan para pendahulu serta menjaga keharmonisan demi kemajuan Kabupaten Cirebon di masa depan.
sc : cirebonkab.go.id




































